Dunia Hewan
Trending

Pria Ini Tega Gantung Kucing Karena Diduga Memakan Burung Peliharaanya

Dunia maya heboh dengan beredarnya foto kucing mati dengan cara sadis, yaitu dengan menggantungnya. Foto ini pertama kali diunggah ke media sosial facebook oleh netizen yang bernama Dewa Candra.

Dalam statusnya, Dewa Candra mengungkapkan bahwa burung peliharaannya dimakan oleh kucing. Dan ketika orang tersebut melihat kucing yang diduga memakan burung peliharaan, langsung deh kucing tersebut digantung.

Foto ini lantas memancing amarah banyak netizen yang geram akan perilaku orang yang tega membunuh kucing kucing malang tak berdosa itu dengan cara digantung.

Kucing itu bertindak didasari instingnya. Insting mencari makan dikala lapar. Mereka ga tau konsep mencuri itu apa.

Manusia lapar aja masih bisa mencuri, dan ga ada sejarahnya manusia mencuri makanan dihukum gantung.

Sebenarnya manusia itu ialah makhluk yang sepurna dan memiliki pikiran dan logika. Namun hal yang dilakukan oleh pria ini jelas mencerminkan bahwa akal pikiran manusia selalu dibawah pengaruh emosi.

Sejatinya hewan lucu seperti kucing kalau melihat burung atau makanan jelas akan dimangsa dan juga dimakan. Untuk itulah sebagai manusia yang berakal kita lebih bijak dalam menanggapi sesuatu.

Banyak cara sebenarnya yang bisa dilakukan untuk menghindari hewan peliharaan seperti burung agar tidak dimakan kucing atau hewan lain. Salah satunya dengan cara digantung dan juga ditempatkan pada tempat yang aman dan tidak bisa dijangkau oleh hewan-hewan yang mengancam.

Anehnya lagi ni orang merasa bangga atau mungkin jengkel serta sebal namun tetap mempostingnya ke media sosial. Hal inilah yang membuat banyak netizen merasa geram.

Semoga kita sebagai manusia bisa menyikapi semua perbuatan dengan baik dan bijak tidak hanya dengan orang saja melainkan juga dengan hewan. Ingat kucing itu juga ciptaan tuhan sehingga kita juga harus menyayangi dan jangan membunuhnya apalagi hanya karena hal sepele.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button