Inspirasi

Sebanyak Apapun Ujian, Akan Ada Masa Kita Menemukan Kebahagiaan Kembali

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk Surga, padahal belum datang kepadamu (ujian) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?

Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya:

“Bilakah datangnya pertolongan Allah?”

Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al Baqarah : 214)

Sederas apapun hujan, akan datang saatnya mentari bersinar lagi. Begitu juga dengan sebanyak apapun ujian, akan ada masa kita menemukan kebahagiaan kembali.

Bersabarlah. Anda sedang diuji, bukan sedang dibenci Allah. Kenapa harus bingung? Takut? Atau marah?

Allah sangat menyanyangi dirimu. Maka bersabarlah dan tunggu kejutan yang Allah persiapkan nanti.

Untuk Mesyukuri Bahagia, Kadang Kamu Harus Merasa Terluka Terlebih Dulu

Anda tak akan tahu senikmat apa sejumput nasi sebelum Anda merasakan kelaparan yang amat sangat.

Anda juga tak akan tahu senikmat apa ikan asin jika Anda tak pernah diuji dengan berhari-hari tiada uang untuk makan.

Dengan ujian, kita diajak Allah untuk mensyukuri hal-hal sederhana di hidup ini. Namun sebenarnya ujian Allah lebih luas manfaatnya dibanding hanya untuk ini.

Ujianmu Mungkin Terasa Begitu Berat, Tapi Sebenarnya Saat Itu Kamu Sedang diperkuat

Sadarkah Anda, saat kita diuji level ujian yang diberikan itu selalu bertahap. Awalnya ujian tersebut sangat mudah dilewati, makin lama makin lama levelnya sedang, dan level tersebut akan terus naik dan naik sampai pada tingkat yang sangat sulit.

Selama kita melewati ujian tersebut, kita akan mendapatkan yang namanya kekuatan baru, skill, atau senjata baru untuk menghadapi ujian yang lebih sulit lagi.

Seperti saat kita bermain game, semakin meningkat level kita, maka semakin kuat pula kita dalam menghadapinya.

Diam dan Bersabarlah Ketika Ujian itu Menimpamu

Sabar itu bukan seberapa lama Anda sanggup menunggu, melainkan tentang bagaimana sikap Anda selama menunggu itu.

Ada banyak orang yang salah mengartikan Sabar.

Mereka mengatakan bahwa merasa sangat sabar tapi perilaku mereka hanya duduk manis, atau tidur sambil berharap masalah itu selesai dengan sendirinya. Itu bukan sabar namanya, tapi malas.

Ada banyak keuntungan ketika kita bersabar:

Bersabar bisa menenangkan jiwa dan menyehatkan raga

Sabar menjauhkan Anda dari sifat tercela

Sabar membuat Abda terjauh dari keinginan balas dendam

Kita tidak akan rugi apa-apa jika bersabar

Ujian Allah Hanya diberikan Oleh Orang-Orang yang Hebat, Bisa Jadi Kamu Adalah Salah Satu dari Orang Hebat Itu

Catat! Ingat!

Siapa saja manusia yang pernah hidup di bumi ini yang Allah berikan cobaan atau ujian yang amat begitu berat di hidup mereka? Jawabannya adalah : semua Nabi diuji oleh Allah, sahabat-sahabat Nabi, para Ulama, Nabi Ibrahim yang dibakar, Nabi Ayyub yang diberi penyakit menjijikkan dengan harta dan keturunan yang semuanya dimusnahkan, Nabi Muhammad yang diuji berkali-kali lipat lebih berat. Dimulai sejak Beliau masih bayi, hingga dewasa bahkan sampai Nabi menutup mata.

Mereka semua adalah orang-orang hebat. Semuanya diuji oleh Allah.

Tidakkah seharusnya Anda merasa bangga karena diuji? Bisa jadi Anda juga dicap Allah sebagai orang hebat.

Sebanyak Apapun Ujian, akan Ada Masa Kita Menemukan Kebahagiaan Kembali

Dari Mus’ab dari Sa’ad dari Bapaknya berkata, aku berkata:

“Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berat ujiannya?

Kata beliau: “Para Nabi, kemudian yang semisal mereka dan yang semisal mereka. Dan seseorang diuji sesuai dengan kadar dien (keimanannya). Apabila diennya kokoh, maka berat pula ujian yang dirasakannya; kalau diennya lemah, dia diuji sesuai dengan kadar diennya.

Dan seseorang akan senantiasa ditimpa ujian demi ujian hingga dia dilepaskan berjalan di muka bumi dalam keadaan tidak mempunyai dosa.” (HR. At Tirmidzi No. 2398).

Sebenarnya, kebahagiaan apa yang akan diberikan pada kita yang telah melewati berbagai ujian ini?

Ada banyak kebahagiaan, dan di antara kebahagiaan itu adalah kita akan diletakkan pada sebuah tempat yang sangat indah. Tersedia berbagai makanan. Apapun yang kita minta pasti diberikan. Di samping kita ada bidadari yang akan menjadi pasangan seumur hidup kita yang sangat mencintai diri kita ini dan hal-hal yang tak akan bisa kita dapatkan di bumi ini.

Biarlah kita diuji dan diuji terus diuji dan benar-benar diuji, sampai kita bisa berjalan dengan ringan di bumi ini tanpa adanya dosa di bahu kita.

Biarlah kita terus diuji dan diuji, supaya kita layak tinggal di Jannah-Nya.

Baca Selengkapnya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close