Suatu Hari Nanti Entah Esok Atau Lusa Hidup Kita Hanya Akan Menjadi Kenangan Maka Isilah Dengan Perbuatan Baik

Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak hal sederhana yang sebenarnya justru penting. Sayang, banyak orang yang lupa melakukannya. Membuang bungkus permen di tempat sampah, memberi tempat duduk pada ibu hamil atau orang tua di angkutan, bertegur sapa dengan tetangga dekat, menyingkirkan batu atau paku di jalan, hingga sekadar tersenyum pada orang yang kita kenal. Semua itu, sepertinya memang hal yang remeh/kecil, namun jika dilakukan dengan penuh ketulusan, akan melahirkan banyak kebaikan.

Kita perlu menjadi insan yang selalu mau berinisiatif. Termasuk, pada hal-hal kecil.

Sebab, dari hal yang kecil, perbuatan baik bisa terus menular. Sekadar menolong satu orang dengan perbuatan ringan, akan melahirkan kebahagiaan. Apalagi, jika rasa bahagia itu terus menular untuk mendorong perbuatan baik lainnya. Sehingga, satu inisiatif perbuatan baik, akan melahirkan contoh nyata kebaikan lainnya.

Mari jadikan setiap hari selalu penuh inisiatif untuk berbuat baik. Lakukan hal-hal kecil namun penuh kebaikan. Lakukan setiap saat, lakukan dengan ketulusan. Niscaya, lingkungan sekitar kita akan tumbuh penuh “bunga” keindahan kehidupan yang membahagiakan.

Kebiasaan baik hati itu membuat segalanya menjadi teduh, tenang, dan membuat kita damai.

Karena, kalau kebaikan dan perbuatan baik itu lahir dari ketulusan dan bukan hanya karena pamrih, bukan kepentingan dan kebutuhan sesaat kita, maka dia akan berkesan dan berbalas kebaikan pula dari tuhan.

Intinya, walau sedikit kebaikan yang kita lakukan, tetapi terus-menerus dilakukan, tentulah jauh lebih berarti daripada banyak tetapi hanya sekali-sekali dan terputus-putus. Bila kebaikan yang terus-menerus dilakukan, pada gilirannya akan menjadi kebiasaan dan tabiat kita.

Baca Selengkapnya...
Back to top button